........S'LaMat DaTanG, Segala Komentar yang sifatnya membangun sangat diharapkan untuk membuat blog ini menjadi lebih baik........

Rabu, Februari 18, 2009

Kepolisian Touna melakukan demo pengamanan Pemilu 2009

1 comments

Pemilihan Umum Legislatif sudah tidak lama lagi berlangsung, segala persiapan dilakukan untuk menyukseskan Pemilihan Umum ini. Mulai dari persiapan kotak suara, kertas suara, tinta, bahkan yang paling sensitif adalah persiapan keamanan untuk pelaksanaan Pemilu.


Kabupaten Tojo Unauna walaupun adalah merupakan kabupaten termuda yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah tidak mau ketinggalan dalam menyukseskan kegiatan akbar ini. Setelah berbagai persiapan dilakukan pada tahun 2008, pada bulan Februari 2009 ini tepatnya pada tanggal 15 Februari diadakan persiapan pengamanan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum yang akan berlangsung pada bulan April 2009 nanti.

Tidak kurang dari 300 personil dari Kepolisian mengadakan Latihan dalam rangka pengamanan pada saat Pemilu yang berlokasi di lapangan Stamina Ampana. Latihan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari 15 Februari sampai dengan tanggal 17 Februari 2009 (hari ini). Demo pengamanan yang dilakukan oleh Satuan Kepolisian ini mendapat respon yang sangat baik dari berbagai kalangan masyarakat, “kami merasa senang akan kegiatan ini, setidaknya menjaga jika ada hal-hal atau sebagian kelompok orang yang akan mencoba menggagalkan pelaksanaan Pemilu Legislatif yang tinggal sebulan lebih ini.”

Walaupun baru berumur 4 (empat) tahun, namun Kabupaten yang bermoto “Sivia Patuju” ini terus melakukan pembenahan untuk mensukseskan kegiatan akbar ini. “Alhamdulillah pelaksanaan Pemilihan Umum di Kabupaten Tojo Unauna selama ini berlangsung dengan Aman dan Terkendali.”kata seorang warga yang menyaksikan demo pengamanan itu.
...Lanjutan...

Selasa, Februari 17, 2009

Amerika Serikat Negara Target para Hacker

1 comments

Pemerintah Amerika Serikat sepertinya harus mengambil langkah-langkah dalam upaya menindak lanjuti berbagai serangan terhadap sistim komputernya yang semakin hari semakin berkembang. Setidaknya ada lebih dari 100 serangan yang dilakukan oleh para hacker yang ingin mencoba masuk ke sistim jaringan komputer pemerintahan dan keuangan Amerika Serikat.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata serangan tersebut kebanyakan dari Negara yang dijuluki Tirai Bambu yang sering ingin membobol ke sistim jaringan komputer mereka. Seperti dikatakan Anggota Parlemen Partai Demokrat Bennie Thompson. “Ancaman terutama datang dari China”.

Namun Pemerintah Amerika Serikat telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal ini. Lanjut juga dikatakan oleh Thompson adalah Cuma seorang hacker profesional saja yang akan dapat menembus sistim jaringan pemerintahan maupun keuangan mereka. “Hacker yang berpengalaman dan piawai dapat saja menimbulkan malapetaka dalam jaringan sistim keuangan jika mereka berhasil membobolnya”.

Tidak dapat kita pungkiri lagi kemajuan para hacker dunia saat ini semakin membaik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.


...Lanjutan...

Bandara akan Segera diwujudkan di Touna

0 comments

Tujuan Kabupaten Tojo Unauna untuk menjadikan daerahnya sebagai daerah wisata terus dikembangkan. Hal ini terlihat dengan program maupun kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.


Sejak berpisah dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran (2006) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus melakukan pembenahan tempat-tempat wisata, misalnya; tempat pemandian di Malotong dan Uevuntu, Air Panas di Marowo, Jembatan untuk kawasan Mangrove, dan lain sebagainya.

Dengan dilakukannya pembenahan tempat-tempat wisata ini diharapkan para turis lokal maupun mancanegara dapat berkunjung dengan nyaman. Sampai dengan tahun 2009 ini jumlah turis mancanegara tidak kurang dari 60.000 orang. Angka ini masih merupakan angka yang kecil jika dibandingkan dengan daerah tujuan wisata lain yang ada di Indonesia.

Untuk kaitannya dengan transportasi khususnya Transportasi Udara, Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna terus berupaya untuk mewujudkan bandar udara secepat mungkin. Hal ini disampaikan oleh Bupati Tojo Unauna (Drs. Damsik Ladjalani) pada acara apel bersama pagi tadi (17/02/09). “Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan pembangunan bandar udara ini”. “Tojo Unauna tinggal selangkah lagi untuk melakukannya”. Tegas orang nomor satu di Tojo Unauna. Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan bandar udara tersebut + 50 milyar rupiah.

Bukan dana yang sedikit tentunya untuk membangun sebuah bandar udara. Namun bila diupayakan dengan maksimal hal ini dapat diwujudkan.

“Wujudkan, jangan hanya menjadi sebuah impian” kata saya.


...Lanjutan...

Senin, Februari 16, 2009

Intel Investasikan dana untuk Westmere

0 comments

Wah...ternyata disaat krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini tidak terlalu terasa pada salah satu perusahaan terbesar dunia ini, Intel. Padahal mereka (Intel) mengalami penurunan pendapatan 23% pada kuartal terakhir lalu. Dan jumlah yang diinvestasikan tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar 7 milyar dollar atau sekitar 80,5 triliun rupiah. Bukan suatu angka yang kecil tentunya bila dilihat dengan krisis ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini.


Dana ini disiapkan oleh Intel untuk membangun industri manufacturingnya yang sedang mengembangkan chip generasi baru yang mengusung teknologi 32nm (nanometer). Hal ini dikatakan oleh Paul Otellini, CEO Intel.

Chip yang bernama sandi Westmere ini baru akan diluncurkan pada akhir tahun 2009 ini atau bahkan tahun depan (2010). Menurut Vice President di Gartner Inc. Intel, Leslie Fiering mengatakan “Salah satu kekuatan Intel terletak pada proses kontrolnya dalam pembuatan chip”. Proses kontrol adalah merupakan salah satu dasar yang sangat harus diperhatikan oleh sebuah perusahaan dalam menjalankan perusahaannya. Dengan sistim pengelolaan administrasi yang baik, maka akan tercipta suatu kontrol perusahaan yang akurat dan akuntabel.

Untuk lokasi pembangunan investasi ini Intel telah memilih Oregon, Arizona dan New Meksiko, hal ini dilakukan oleh Intel karena berhubungan dengan masalah Sumber Daya yang katanya hanya didapatkan di Negara-nya sendiri.


...Lanjutan...

Rabu, Februari 11, 2009

POLITISASI KASUS KORUPSI

1 comments

Seolah tak pernah berhenti, kasus korupsi kembali menjadi pembicaraan. Kali ini, korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Tojo Unauna yang menjadi tema utama. Menariknya, yang menjadi soal, apakah penanganan korupsi yang diduga melibatkan sembilan legislator 2004-2009, yang juga caleg DPRD Tojo Unauna murni problem hukum atau ada unsur politik yang bermain di dalamnya.


Dugaan politisasi ini muncul karena diumumkan atau dipublikasikan ketika Pemilu Legislatif tinggal berhitung hari. Selain itu dan ini poin terpenting bahwa target yang disasar aparatur hukum adalah sembilan angota DPRD Tojo Unauna yang saat ini kembali mencalokan diri.

Itulah sebebanya, beberapa pihak, khususnya elit partai meragukan orisinalitas motif pengungkapan kasus korupsi yang diduga cenderung mengandung unsur politis.
Dalam bahasa lain, pengungkapan kasus korupsi menjelang Pemilu dianggap memiliki motif politik, bukan murni sebuah upaya untuk memberantas korupsi.

Dalam konteks di atas, elit partai yang menyatakan adanya politisasi korupsi sebenarnya dapat dianggap juga memiliki motif politik, paling tidak ada kepentingan untuk mengerem atau menghentikan tindakan hukum terhadap dugaan korupsi yang tengah diproses. Tujuannya sangat mungkin untuk mengamankan proses politik yang sekarang sedang berjalan, baik di level internal partai maupun dalam kaitannya dengan proses negoisasi dengan kelompok politik lain menjelang Pemilu.

Untuk itu kiranya, agar aparat penegak hukum secepatnya mengambil keputusan untuk memproses setiap adanya dugaan korupsi yang melibatkan siapapun tanpa pandang bulu.
Membiarkan laporan adanya dugaan korupsi yang melibatkan politisi tanpa ada kejelasan proses hukumnya justru akan sangat menguntungkan para politisi yang korup. Dengan menggunakan isu politisasi kasus korupsi, para politisi korup itu justru akan dapat terhindar dari proses hukum.

Barangkali tuduhan adanya politisasi korupsi tidak mungkin dapat dihindari, apalagi menjelang Pemilu seperti saat ini. Namun yang harus diingat bahwa setiap proses hukum atas berbagai tindak korupsi yang dilakukan para politisi harus bersandar dan tetap mengacu kepada kebenaran data, dokumen dan informasi.

Ketika data, dokumen dan informasi mengenai dugaan korupsi terhadap para plitisi mengandung cukup bukti yuridis, dalam situasi menjelang Pemilu sekalipun, kasus itu harus tetap diproses.

Pendek kata, penegak hukum atas tindak pidana korupsi, melainkan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi itu sendiri.

Sumber- Media Alkhairaat/10-02-2009
...Lanjutan...

Pengikut

 

Copyright 2010 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Modify Template by badrun