Pemerintah Amerika Serikat sepertinya harus mengambil langkah-langkah dalam upaya menindak lanjuti berbagai serangan terhadap sistim komputernya yang semakin hari semakin berkembang. Setidaknya ada lebih dari 100 serangan yang dilakukan oleh para hacker yang ingin mencoba masuk ke sistim jaringan komputer pemerintahan dan keuangan Amerika Serikat.
Setelah dilakukan pengecekan ternyata serangan tersebut kebanyakan dari Negara yang dijuluki Tirai Bambu yang sering ingin membobol ke sistim jaringan komputer mereka. Seperti dikatakan Anggota Parlemen Partai Demokrat Bennie Thompson. “Ancaman terutama datang dari China”.
Namun Pemerintah Amerika Serikat telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal ini. Lanjut juga dikatakan oleh Thompson adalah Cuma seorang hacker profesional saja yang akan dapat menembus sistim jaringan pemerintahan maupun keuangan mereka. “Hacker yang berpengalaman dan piawai dapat saja menimbulkan malapetaka dalam jaringan sistim keuangan jika mereka berhasil membobolnya”.
Tidak dapat kita pungkiri lagi kemajuan para hacker dunia saat ini semakin membaik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
...Lanjutan...
Selasa, Februari 17, 2009
Amerika Serikat Negara Target para Hacker
Bandara akan Segera diwujudkan di Touna
Tujuan Kabupaten Tojo Unauna untuk menjadikan daerahnya sebagai daerah wisata terus dikembangkan. Hal ini terlihat dengan program maupun kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sejak berpisah dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran (2006) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus melakukan pembenahan tempat-tempat wisata, misalnya; tempat pemandian di Malotong dan Uevuntu, Air Panas di Marowo, Jembatan untuk kawasan Mangrove, dan lain sebagainya.
Dengan dilakukannya pembenahan tempat-tempat wisata ini diharapkan para turis lokal maupun mancanegara dapat berkunjung dengan nyaman. Sampai dengan tahun 2009 ini jumlah turis mancanegara tidak kurang dari 60.000 orang. Angka ini masih merupakan angka yang kecil jika dibandingkan dengan daerah tujuan wisata lain yang ada di Indonesia.
Untuk kaitannya dengan transportasi khususnya Transportasi Udara, Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna terus berupaya untuk mewujudkan bandar udara secepat mungkin. Hal ini disampaikan oleh Bupati Tojo Unauna (Drs. Damsik Ladjalani) pada acara apel bersama pagi tadi (17/02/09). “Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan pembangunan bandar udara ini”. “Tojo Unauna tinggal selangkah lagi untuk melakukannya”. Tegas orang nomor satu di Tojo Unauna. Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan bandar udara tersebut + 50 milyar rupiah.
Bukan dana yang sedikit tentunya untuk membangun sebuah bandar udara. Namun bila diupayakan dengan maksimal hal ini dapat diwujudkan.
“Wujudkan, jangan hanya menjadi sebuah impian” kata saya.
...Lanjutan...
Senin, Februari 16, 2009
Intel Investasikan dana untuk Westmere
Wah...ternyata disaat krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini tidak
terlalu terasa pada salah satu perusahaan terbesar dunia ini, Intel. Padahal mereka (Intel) mengalami penurunan pendapatan 23% pada kuartal terakhir lalu. Dan jumlah yang diinvestasikan tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar 7 milyar dollar atau sekitar 80,5 triliun rupiah. Bukan suatu angka yang kecil tentunya bila dilihat dengan krisis ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini.
Dana ini disiapkan oleh Intel untuk membangun industri manufacturingnya yang sedang mengembangkan chip generasi baru yang mengusung teknologi 32nm (nanometer). Hal ini dikatakan oleh Paul Otellini, CEO Intel.
Chip yang bernama sandi Westmere ini baru akan diluncurkan pada akhir tahun 2009 ini atau bahkan tahun depan (2010). Menurut Vice President di Gartner Inc. Intel, Leslie Fiering mengatakan “Salah satu kekuatan Intel terletak pada proses kontrolnya dalam pembuatan chip”. Proses kontrol adalah merupakan salah satu dasar yang sangat harus diperhatikan oleh sebuah perusahaan dalam menjalankan perusahaannya. Dengan sistim pengelolaan administrasi yang baik, maka akan tercipta suatu kontrol perusahaan yang akurat dan akuntabel.
Untuk lokasi pembangunan investasi ini Intel telah memilih Oregon, Arizona dan New Meksiko, hal ini dilakukan oleh Intel karena berhubungan dengan masalah Sumber Daya yang katanya hanya didapatkan di Negara-nya sendiri.
...Lanjutan...
Rabu, Februari 11, 2009
POLITISASI KASUS KORUPSI
Seolah tak pernah berhenti, kasus korupsi kembali menjadi pembicaraan. Kali ini, korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Tojo Unauna yang menjadi tema
utama. Menariknya, yang menjadi soal, apakah penanganan korupsi yang diduga melibatkan sembilan legislator 2004-2009, yang juga caleg DPRD Tojo Unauna murni problem hukum atau ada unsur politik yang bermain di dalamnya.
Dugaan politisasi ini muncul karena diumumkan atau dipublikasikan ketika Pemilu Legislatif tinggal berhitung hari. Selain itu dan ini poin terpenting bahwa target yang disasar aparatur hukum adalah sembilan angota DPRD Tojo Unauna yang saat ini kembali mencalokan diri.
Itulah sebebanya, beberapa pihak, khususnya elit partai meragukan orisinalitas motif pengungkapan kasus korupsi yang diduga cenderung mengandung unsur politis.
Dalam bahasa lain, pengungkapan kasus korupsi menjelang Pemilu dianggap memiliki motif politik, bukan murni sebuah upaya untuk memberantas korupsi.
Dalam konteks di atas, elit partai yang menyatakan adanya politisasi korupsi sebenarnya dapat dianggap juga memiliki motif politik, paling tidak ada kepentingan untuk mengerem atau menghentikan tindakan hukum terhadap dugaan korupsi yang tengah diproses. Tujuannya sangat mungkin untuk mengamankan proses politik yang sekarang sedang berjalan, baik di level internal partai maupun dalam kaitannya dengan proses negoisasi dengan kelompok politik lain menjelang Pemilu.
Untuk itu kiranya, agar aparat penegak hukum secepatnya mengambil keputusan untuk memproses setiap adanya dugaan korupsi yang melibatkan siapapun tanpa pandang bulu.
Membiarkan laporan adanya dugaan korupsi yang melibatkan politisi tanpa ada kejelasan proses hukumnya justru akan sangat menguntungkan para politisi yang korup. Dengan menggunakan isu politisasi kasus korupsi, para politisi korup itu justru akan dapat terhindar dari proses hukum.
Barangkali tuduhan adanya politisasi korupsi tidak mungkin dapat dihindari, apalagi menjelang Pemilu seperti saat ini. Namun yang harus diingat bahwa setiap proses hukum atas berbagai tindak korupsi yang dilakukan para politisi harus bersandar dan tetap mengacu kepada kebenaran data, dokumen dan informasi.
Ketika data, dokumen dan informasi mengenai dugaan korupsi terhadap para plitisi mengandung cukup bukti yuridis, dalam situasi menjelang Pemilu sekalipun, kasus itu harus tetap diproses.
Pendek kata, penegak hukum atas tindak pidana korupsi, melainkan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi itu sendiri.
Sumber- Media Alkhairaat/10-02-2009
...Lanjutan...
Sabtu, Februari 07, 2009
7 Langkah Membasmi Virus "Conficker"
Virus adalah merupakan satu hal yang paling kita benci, apalagi kalau sampai merusak suatu hal
yang paling cintai.
Ini adalah Tips bagaimana membasmi Virus "Conficker" yang saat ini sedang gencar-gencarnya menyerang komputer kita.
"Conficker.DV". Metode yang digunakan Virus ini berbeda dari pendahulunya. Dengan kemahirannya, Conficker bisa mengakses jaringan dengan menebak password Administrator sehingga dapat menembus celah windows "Default Share"(ADMIN$\system32).
Seperti Virus-virus yang lain, Conficker juga membuat file pada media penyimpanan data seperti: flasdisk,hard disk drive, card reader dengan cara menyimpan file hidden pada bagian root drive.
Seperti pendahulunya, Conficker.DV berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Hal ini dikarenakan user tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.
Ini adalah beberapa langkah yang harus kita lakukan bila Conficker sudah menjangkiti system32 kita.
1. Putuskan komputer yang dibersihkan dari jaringan/internet
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista)
3. Matikan proses virus yang aktif pada service. Gunakan removal tool dari Norman
untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki,
bisa didownload disitus norman
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda
dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan
script registry di bawah ini:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections
Gunakan Notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf' lalu 'Save As Type' menjadi
'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan cara mengklik kanan, kemudian pilih Install.
Untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dengan mendelete secara manual pada registry yaitu pada string:'HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'
7. Untuk supaya virus W32/Conficker.DV tidak muncul lagi yang kesekian kalinya,
sebaiknya menggunakan antivirus yang selalu terupdate dan mampu mendeteksi virus
ini dengan baik dan patch komputer. patch ini bisa diambil dari situs Microsoft.
Sumber - DetikInet.com
...Lanjutan...