........S'LaMat DaTanG, Segala Komentar yang sifatnya membangun sangat diharapkan untuk membuat blog ini menjadi lebih baik........

Kamis, November 20, 2008

Kemiskinan Touna Masih Tinggi, Damsik: Pembangunan Mengacu Sektor Ekonomi



Ampana, Nampaknya Pemerintah Daerah Tojo Unauna memiliki PR cukup berat terkait pemberantasan kemiskinan masih menggerogoti penduduk di daerah yang dijuluki Bumi Sivia Patuju ini. Disebutkan, angka kemiskinan penduduk daerah saat ini berada pada di posisi 53 persen. Informasi tersebut disampaikan Bupati Tojo Unauna Drs. H. Damsik Ladjalni kemarin.

Ia mengatakan, mengatasi problem masih tingginya angka kemiskinan penduduk di daerah ini, tidak mudah seperti membalik talapak tangan. Namun juga, perlu adanya upaya dan kerja keras melalui program yang digulirkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menyentuh langsung masyarakat. Untuk mewujudkan visi Pemerintah Daerah dalam hal mewujudkan masyarakat yang mandiri.
Cita-cita ini lanjut bupati tertuan dalam strategi pembangunan dalam menuntaskan kemiskinan, yakni strategi pembangunan mengacu pada sektor eknomi dan strategi pembangunan sosial kemasyarakatan. Program pembangunan ekonomi kemasyarakatan. Program pembangunan ekonomi rakyat dan pemerataan pembangunan lanjut dia dengan program prioritas, yakni revitalisasi pertanian, peningkatan investasi dan ekspor non migas, percepatan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan koperasi dalam usaha mikro kecil dan menengah, peningkatan daya saing industri dan manufaktur, pembangunan perdesaan, perbaikan pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan hidup, pengembangan wilayah khusus serta peningkatan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Terkait pengembangan investasi di daerah ini, alhamdulillah mulai terbukti dengan adanya sejumlah investor yang menanamkan modalnya di daerah ini. Seperti pabrik pengelohan minyak kepala, pabrik pembuatan tripleks serta investasi di sektor lainnya." Kedepan dalam desain tata ruang Tojo Unauna Kecamatan Ampana Teta akan dijadikan sebagai kawasan industri yang dapat menyerap tenaga kerja untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Di harapkan melalui investasi yang masuk akan menekan angka kemiskinan didaerah ini,"tambahnya berharap. Sementara itu khusus program sosial kemasyarakatan pemerintah daerah memprioritaskan pada peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas, peningkatan akses masyarakatan terhadap layanan kesehatan yang lebih berkualitas, penanggulangan kemiskinan, peningkatakan perlindungan kesejahteraan sosial, perbaikan iklim ketenaga kerjaan, pembangunan kependudukan keluarga kecil berkualiats serta pemuda dan olah raga, pemulihan ketertiban masyarakat, pengembangan kebudayaan yang berlandaskan nilai-nilai luhur, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat miskin Pemerintah Daerah menyiapkan alokasi dana dalam APBD sebesar 1 Milyar untuk pengobatan Cuma-Cuma bagi masyarakat miskin.
Ini patut pula didukung adanya data valid tentang penduduk miskin yang akan dilibatkan dalam program tersebut," terangnya. Dengan beberapa fakta program yang tengah digulirkan saat ini baik pemberdayaan dengan investasi yang masuk ke daerah serta pembangunan sosial kemasayarakatan lainnya dapat menekan kemiskinan. "Kami berharap kemiskinan di daerah ini terus ditepis melaui upaya dan kerja keras pemerintah daerah saat ini," pungkasnya dalam kesempatan yang lain. (Nas)

(Luwuk Post) 14 Nopember 2008

1 comments:

Cyber_Djendral on 4 Februari 2009 22.23 mengatakan...

program kerja seharusnya lebih terfokus
saran pengembangan "SDM" jujur kami melihat ampana masih ketinggalan dalam SDM yang ada padahal SDA sangat berlimpah
"tuan" damsik juga jangan terlalu banyak program kerja bukanya masa baktinya kurang lebih tinggal 2 tahun jadi harus ada yang bisa dibuktikan buan hanya soal data base pegawai jangan hanya meniru tapi bagaimana bisa menciptakan.
by Cyber_Djendral
"BUPATI TOJO UNA-UNA 2010

Posting Komentar

Blog Archive

Pengikut

 

Copyright 2010 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Modify Template by badrun