........S'LaMat DaTanG, Segala Komentar yang sifatnya membangun sangat diharapkan untuk membuat blog ini menjadi lebih baik........

Jumat, Desember 05, 2008

Pemda Touna Prioritaskan Peningkatan Mutu Pendidikan



Pendidikan merupakan hal yang urgen untuk disikapi, ujar Bupati Tojo Unauna Drs. Damsik Ladjalani pada setiap kesempatan, hal yang senada ditandaskan lagi oleh Damsik Ladjalani pada seminar sehari pendidikan di Kecamatan Tojo Barat, yang merupakan rangkaian kegiatan hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Dalam inti pemaparannya Damsik Ladjalani selaku pemateri diantara pemateri lainnya diantaranya, kadis pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Tojo Unauna dan Kepala Badan Diklat Pendidikan Palu Drs. As'ad Suko. Sebagai Kabupaten yang baru mekar, persoalan pendidikan adalah aspek yang perlu perhatian serius jika melihat hasil Ujian Nasional (UN) di Tojo Unauna masih sangat memprihatinkan. Olehnya tidak ada pilihan lain, peningkatan mutu pendidikan dan tenaga edukatif hal yang menjadi prioritas untuk di dongkrak.
Sejauh mana perhatian Pemda Tojo Unauna, menurut Damsik Ladjalani APBD tahun 2009 akan mengalokasikan dana pendidikan sebesar 29% termasuk gaji guru, secara nasional alokasi bidang pendidikan sebesar 20%, ujar Bupati. Olehnya, selaku kepala daerah Damsik Ladjalani mengharapkan keseriusan semua pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Sementara Kepala Perpustakaan Kabupaten Tojo Unauna Moh. Yamin Aola, Am.Pd yang juga sebagai salah seorang Pengurus PD PGRI Tojo Unauna pada Nuansa Pos, persoalan pendidikan membutuhkan persamaan presepsi. Dimana upaya peningkatan tersebut bukan hanya merupakan tanggung jawab pemda dan institusi terkait, tetapi semua komponen harus ikut terlibat. Sementara sumber lain di Ampana mengatakan, institusi Dikjar harus benar-benar bersih dan serius menangani alokasi dana pendidikan seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan berbagai macam dana lainnya. Demikian halnya dengan efesiensi dana pembangunan jangan hanya berorientasi pada penggaranya tetapi perlu pemerataan, terutama dalam hal penempatan guru. Terkait dengan alokasi dana pembangunan, ternyata banyak diketemukan beberapa sekolah yang baru beberapa tahun disentuh dana rehab, tetapi sudah dianggarkan lagi dana rehabilitasinya.
Olehnya untuk menertibkan hal ini, kata sumber perlu dilakukan inventarisasi kondisi sekolah yang ada, kalau toh ada rehabilitasi maka perlu penghapusan aset sehingga ada kejelasan. Tandas Sumber.(Np4)

(Dari Harian Nuansa Pos)



Pengikut

 

Copyright 2010 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Modify Template by badrun